Tanda Kebotakan Pada Wanita yang Perlu Anda Ketahui

.
Rambut manusia
tumbuh sekitar satu sentimeter setiap bulannya. Sekitar 90 persen rambut kita berada dalam fase pertumbuhan (anagen) yang berlangsung selama dua sampai enam tahun. Sisanya adalah fase berhenti (telogen), yang berlangsung sekitar dua hingga tiga bulan. Kemudian rambut itu rontok , rata-rata kulit kepala kita merontokkan sekitar 50 hingga 100 rambut per hari. Jumlah pastinya tergantung pada penyebab kerontokan itu sendiri seperti keturunan, usia, jenis kelamin, dan penyebab yang lain.

Pada usia 50 tahun, lebih dari separuh wanita akan kehilangan beberapa ikat rambut dan itulah gejala awal kebotakan pada wanita. Secara medis, kebotakan pola wanita dikenal sebagai androgenic alopecia dan dapat diwarisi dari garis keturunan. Pola kebotakan pada wanita berbeda dengan laki-laki. Perempuan lebih mungkin mengalami penipisan rambut daripada bercak-bercak kebotakan total atau penyusutan garis rambut yang merupakan ciri khas kebotakan pola laki-laki.

tanda kebotakan, rambut wanita, kebotakan pada wanita, penyebab kerontokan, penyebab kebotakan, gejala kebotakan pada wanita, pola kebotakan pada wanita, penipisan rambut, kerontokan rambut pada wanita, kerontokan rambut, folikel rambut, pertumbuhan rambut, pertumbuhan rambut setelah melahirkan

Kerontokan rambut pada wanita bisa juga menjadi salah satu tanda penuaan dan perubahan hormon, terutama setelah melahirkan dan selama masa menyusui. Banyak perempuan mengalami kerontokan rambut beberapa bula setelah mereka berhenti menggunakan pil-pil KB atau menjalani terapi sulih hormon. Yang menarik, kerontokan rambut semakin pelan dan pertumbuhan rambut semakin cepat selama masa kehamilan. Namun kondisi ini berbalik setelah melahirkan, rambut lebih cepat berguguran dan volume rambut semakin menipis.

Untuk menumbuhkan rambut setelah melahirkan sebaiknya Anda memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Buah-buahan dan sayuran mengandung flavanoids dan antioksidan yang baik melindungi folikel rambut, meningkatkan kekuatan rambut, dan mempercepat pertumbuhan rambut sehingga mampu mengimbangi rambut yang rontok hilang setelah kehamilan. Beberapa bulan setelah melahirkan, rambut Anda akan tumbuh normal seperti biasanya.

Anda juga harus ingat bahwa selama proses pertumbuhan rambut setelah melahirkan, sebaiknya Anda hindari alat styling  seperti alat pengeriting rambut, rol panas, dan pengering, karena penggunaan alan itu hanya akan melemahkan rambut dan dapat meningkatkan kerontokan lagi yang lebih parah.

Kenali Tanda – tanda Kebotakan Ini Sebelum Terlambat

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *